Mencicipi African Chicken: Makan Ayam Kok Pakai Pisang?
Bagi para pecinta kuliner, berburu tempat makan baru dengan menu yang tidak pasaran selalu memberikan kesenangan tersendiri. Salah satu lokasi yang cukup menyita perhatian penulis kali ini adalah GABON, sebuah restoran yang mengusung gaya French-style bistro namun menyajikan sajian utama African Chicken.
Kok African Chicken justru dijual di restoran Prancis?
Usut punya usut, hidangan ini tercipta dari perpaduan kuliner (fusion) yang sangat unik. Berawal dari restoran-restoran Afrika di Paris, seperti di kawasan Montorgueil, para juru masak menyajikan ayam panggang berbumbu rempah ala Afrika Barat (poulet braisé). Karakter rasa dan sapuan bumbu rempah khas Afrika seperti piri-piri tersebut kemudian dipadukan dengan teknik kuliner khas Prancis. Hasilnya, terciptalah sajian yang menjadi bentuk akulturasi budaya yang kaya. Jadi, meskipun bernama African Chicken, sangat wajar jika sajian ini dapat ditemukan di restoran berkonsep bistro Prancis modern seperti Gabon.

Menu unggulan yang wajib dicoba tentu saja African Chicken-nya. Sajian setengah ekor ayam (half chicken) ini dihidangkan lengkap bersama nasi putih (white rice), tiga varian signature Gabon sauces. Uniknya, Ayam Afrika ini juga ditemani pisang tanduk goreng/ panggang (caramelized banana) sebagai pendamping. Di daerah asalnya, pisang (terutama pisang tanduk) dipakai sebagai pengganti karbohidrat ringan pendamping daging. Rasa manis alami dari pisang panggang atau goreng menetralisir rasa rempah yang pekat, gurih, dan sambal yang pedas.
Begitu masakan terhidang di meja, aroma harum gurih rempah yang meresap langsung menggugah selera. Dari segi tekstur dan kualitas memasak, tingkat kematangan ayamnya pas; dagingnya tetap empuk, juicy, dan tidak kering. Rempah-rempahnya meresap hingga ke serat daging bagian dalam, memberikan perpaduan rasa gurih dan hangat yang seimbang.
Selain ayam, santapan pendamping yang disajikan juga tak kalah menggiurkan. Sup jamurnya (Mushroom Soup) patut mendapat apresiasi. Teksturnya terasa sangat lembut dan creamy, namun menariknya tidak terlalu encer sehingga konsistensi rasa tetap terasa gurih pekatnya. Konsistensi gurihnya pas sekali ketika dinikmati bersama toasted bread yang renyah di luar namun tetap empuk di dalam. Celupan roti panggang berbalut mentega ke dalam sup panas ini menciptakan kombinasi rasa nyaman (comfort food) yang sempurna.
Sebagai camilan pelengkap, kentang gorengnya (French Fries) juga layak dipuji. Digoreng hingga berwarna keemasan, kentangnya terasa sangat garing di luar namun tetap lembut di dalam. Bumbu yang ditaburkan terasa gurih, pas dan tidak keasinan, sehingga tidak membuat tenggorokan menjadi haus berlebihan.

Secara keseluruhan, pengalaman bersantap di GABON Puri Mall terasa sangat memuaskan, baik dari segi rasa, presentasi makanan, hingga suasana restorannya yang nyaman. Kombinasi menu yang unik, porsi yang pas untuk berbagi, serta rasa yang akrab di lidah menjadikan restoran ini pilihan yang sangat direkomendasikan untuk santap bersama keluarga di akhir pekan.
Gabon African Chicken
Puri Indah Mall Puri Indah Mall
Jl. Puri Agung No.1 lt 2 unit 220-221
Kembangan, Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
Phone: 0851-6888-8970
Penulis: Putri Kinasih
Editor: Herdiyanti Dwi Laksitarini



Post Comment